Pasuruan, beritaplus.id | Mendadak suasana di SMN1 Pandaan gaduh. Belasan pelajar mengalami mual serta diare usai mengkonsumsi Makan Gizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan. Diduga mereka mengalami keracunan usai makan MBG, Rabu (22/7/2026).
Kejadian keracunan berawal, pelajar SMAN 1 Pandaan melakukan kegiatan makan siang yang didistribusikan oleh dapur SPPG berada Jalan Dr. Sutomo Sukun Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan diduga milik warga berenisial G.
Baca juga: Usut Kasus Karacunan MBG di SMAN 1 Pandaan. Polisi Periksa 3 Orang dari SPPG Sumbergedang
Setelah menyantap MBG yang diberikan, puluhan pelajar mengalami gatal dan muntah-muntah. Melihat kondisi tersebut, sejumlah tenaga pendidikan (guru) pun panik. Para pelajar langsung dibawah ke ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk dilakukan pengobatan.
Baca juga: Launching Program MBG di Grati. Siap Layani 2200 Penerima Manfaat Mulai Siswa, Balita Sampai Bumil
"Hanya 9 pelajar yang terus mengalami muntah hingga lemas. Melihat kondisi semakin memburuk pihak sekolah langsung membawah mereka ke puskesmas Pandaan untuk mendapatkan perawat medis," ujar salah seorang guru pada beritaplus.id namanya enggan disebutkan.
Baca juga: MBG Pandaan Diprotes Warga Karena Bau. Dulunya Didesign Buat Cafe
Informasi dihimpun menyebutkan setiap hari SMAN 1 Pandaan menerima 1.296 paket MBG yang disuplai dari SPPG milik G warga Kota Pasuruan. Diketahui, SPPG ini pertama kali ada di Kabupaten Pasuruan untuk menjalan program MBG. Dari catatan beritaplus.id, SPPG konsep cafe terletak di Jalan Dr. Sutomo, Dusun Sukun, Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan pernah diprotes warga sekitar serta pengguna jalan raya karena bau busuk menyengat yang diduga berasal dari pembuangan sisa makanan MBG yang dibuang melalui saluran air lalu meluber ke jalan raya. (dik)
Editor : Redaksi