x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Berantas Judli Online, APH Jangan Tebang Pilih

Avatar beritaplus.id

Hukum dan Kriminal

Magetan - britaplus.id | Aparat penegak hukum saat ini sedang gencar memberangus penyakit masyarakat. Sejak pertengahan Tahun 2021 beredar kabar sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun, Magetan, dan Ponorogo, puluhan orang ditangkap karena terlibat judi online.

Dari hasil penelusuran awak media, Polda Jatim turun gunung melalui tim cyber dan menyasar penjudi di berbagai wilayah kerjanya.

Dalam informasi yang terkimpun di salah satu desa di Kabupaten Magetan pernah menangkap 9 orang penjudi sekaligus.

Namun sungguh sangat disayangkan, kecanggihan tekhnologi yang dimiliki aparat penegak hukum tersebut justru dimanfaatkan sejumlah oknum untuk mencari keuntungan sendiri.

“Beberapa hari lalu di desa ini ada Sembilan orang tertangkap judi online, tapi hanya semalam sudah bebas.” Kata S, salah satu warga Kecamatan Kawedanan. Kamis, (17/02/2022).

“Dengar-dengar mereka tidak dibawa ke Surabaya, tapi diperiksa di salah satu hotel yang ada di Madiun, mereka dilepaskan karena membayar sejumlah uang. Ada salah satu orang yang memiliki 3 aplikasi judi online membayar uang ratusan juta rupiah.” Tambah S.

Kabar dari mulut ke mulut dan di warung-warung desa, sejumlah orang ditangkap tim cyber Polda Jawa Timur karena judi online ini juga dibenarkan oleh Sanyoto (43), salah satu warga kelurahan Lembeyan.

“Adik saya (D) dijemput oleh oknum yang mengaku dari Polda Jatim kemarin pas maghrib. Rabu, (16/02/2022). Awalnya beberapa orang turun dari mobil Alphard dan mengobrol dengan adik saya.” Tuturnya. Kamis, (17/02/2022).

“Setelah ngobrol dengan adik saya mereka membacakan surat perintah penangkapan dan adik saya dibawa.” Lanjut Sanyoto.

“Kami sekeluarga sebenarnya bingung, adik saya dibawa kemana. Apalagi kondisi ibu yang sedang sakit, beliau hanya bisa menangis.” Ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

“Setelah seharian kami kalut dengan keadaan, akhirnya sekitar pukul 15.00 hari ini adik saya menelpon dan minta disiapkan sejumlah uang sebagai tebusan. Karena kami tidak ada uang akhirnya pinjam tetangga sana – sini dan hanya terkumpul uang  jtak sesuai permintaan” Jelasnya.

“Kami berupaya melakukan negosiasi dan akhirnya mereka mau membebaskan adik saya dengan tebusan tebusan uang tersebut. Sebenarnya kami punya sedikit ganjalan hati, Aparat Penegak hukum terkesan tebang pilih, kenapa adik saya yang melakukan judi online untuk dirinya sendiri justru ditangkap.

Sedangkan diluar sana ada banyak bandar Togel yang secara terang-terangan berjualan justru bebas menjalankan aksinya.” Pungkas Sanyoto dengan wajah penuh tanya.

Ditemui ditempat terpisah, Ridho Nurwahab, S.H selaku Tim Penasehat Hukum Media Seputar Kita mengatakan, Tekhnologi dengan pernik kemampuanya dalam mendeteksi secara dini terkait kejahatan IT apapun itu yang bisa termonitor oleh perangkat yang dimiliki penegak hukum jika tidak di imbangi moral yang baik bagi yang menguasainya, justru jadi ajang kesempatan untuk di salah gunakan untuk melakukan kejahatan terselubung bersama kroninya demi kepentingan kroni itu sendiri melihat dari kasus tersebut, tidaklah pantas jika ada penyalah gunaan dalam pemanfaatanya.

"Apalagi, kejadian seperti itu terjadi bukan hanya sekali atau dua kali. Tragis bukan...???." Ujarnya.

Gus Ridho, panggilan akrab Lawyer muda ini menambahkan, semua fasilitas yang dimiliki aparat hukum di biayai oleh Negara, itu berarti dari rakyat, tetapi kenapa digunakan untuk menjerat rakyat kembali dengan cara yang tidak sepantasnya, harusnya fair lah jika ingin menegakkan hukum..

"Masa semua terfasilitasi dari rakyat, terus digunakan untuk menjerat dan memperdaya rakyat " Tandasnya.

Ridho berpesan, memperbaiki citra kinerja itu afdolnya jangan menyuguhkan pada masyarakat hal hal yang demikian, masyarakat sekarang sudah semakin kritis, bagaimana akan memperbaiki citra kinerja jika masih ada oknum yang masih saja seperti itu. "Kasunyatan itu gus." Pungkasnya.(Sen)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Jan 2026 12:20 WIB | Politik dan Pemerintahan

Ijazah Alumni Diduga Ditahan, SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto Minta Lunasi Tunggakan Rp 5,4 Juta

Jombang - beritaplus.id | Praktik penahanan ijazah siswa oleh sekolah kembali menjadi sorotan. Pasalnya, ijazah merupakan hak mutlak peserta didik setelah ...
Kamis, 22 Jan 2026 07:30 WIB | TNI dan Polri

Program “Polantas Menyapa” Diperkuat, Pelayanan Samsat Sampang Dijamin Cepat dan Akuntabel

SAMPANG, Beritaplus.id – Upaya Polres Sampang dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional terus ditingkatkan.  Salah satunya melalui pelaksanaan pr ...
Kamis, 22 Jan 2026 06:10 WIB | Politik dan Pemerintahan

Bantah Kabar Diamankan Kejati, Bupati Sampang Pastikan Tetap Jalankan Agenda Dinas

SAMPANG, Beritaplus.id – Kabar yang menyebut Bupati Sampang H. Slamet Junaidi diamankan dan diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dipastikan t ...
Rabu, 21 Jan 2026 19:00 WIB | Peristiwa

Meriah SMKN 1 Sawoo Gelar Creative School Event Grow Together Shine Forever-Tumbuh Bersama Bersinar Selamanya

Ponorogo, beritaplus.id | SMKN 1 Sawoo kembali menegaskan diri sebagai sekolah SMK Pusat Keunggulan yang aktif meraih prestasi dan berkarakter sejak dini. Tak ...
Rabu, 21 Jan 2026 18:46 WIB | Hukum dan Kriminal

Kejari Belum Tetapkan Tersangka. Meskipun Kasus Pungli PT SL Desa Wonosari Naik Penyidikan 

Pasuruan, beritaplus.id | Sampai saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan belum menetapkan satu tersangka pun di kasus dugaan pungutan liar ...
Rabu, 21 Jan 2026 17:48 WIB | Peristiwa

Silaturahmi Bareng Pedagang. Taufiqul Ghoni Berpesan Rawat dan Jaga Kebersihan Pasar

Pasuruan - beritaplus.id | Usai dilantik Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, ...