x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Pemdes Kertosari Diduga Melakukan Eksploitasi Alam, Batu dan Kayu Diperjual Belikan

Avatar Didik Nurhadi

Investigasi

Pasuruan, beritaplus.id | Berdalih membuat arena pacuan kuda. Pemerintah Desa (Pemdes) Kertosari, Kecamatan Purwosari diduga melakukan eksploitasi alam dengan memperjual-belikan batu dan kayu.

Informasi berhasil digali beritaplus.id dilokasi pembuatan arena pacuan kuda di atas lahan TKD (Tanah Kas Desa) yang terletak di Dusun Gunungsari, Desa Kertosari, Kecamatan setempat. Terlihat tumpukan meterial batu gunung digali menggunakan alat berat jenis excavator. Ada dugaan kuat batu-batu tersebut akan dijual. Sebelumnya, dilokasi ada beberapa pohon besar diantara pohon trembesi, randu dan lainnya. Namun oleh Pemdes Kertosari pohon-pohon itu ditebang menggunakan senso (gergaji mesin) dipotong-potong dan diangkut.

"Dilapangan bola ada beberapa jenis pohon. Tapi sekarang sudah ditebang," kata seorang warga yang namanya enggan disebutkan.

Pembuatan arena pacuan kuda ini sempat diprotes warga. Apalagi, pekerjaan memakai anggaran desa (DD). Selain itu, warga juga mempertanyakan manfaatnya untuk siapa,?.

"Pemdes membuat arena pacuan kuda manfaatnya bagi warga apa. Jangan-jangan hanya akal-akal saja," sebutnya.

Ia menduga, pembuatan arena pacuan kuda hanya kamuflase untuk melakukan eksploitasi alam dengan menggali tanah menggunakan alat berat mengambil batu-batu gunung lalu dijual. "Ini sama saja menggarong alam cara paksa. APH (Aparat Penegak Hukum) tidak boleh diam harus melakukan penyelidikan," tegasnya.

Kepala Desa (Kades) Kertosari, Abdul Rockhim mengakui batu-batu gunung sempat dijual ke warga. Hasil penjualan batu tersebut dibuat membiayai pembuatan arena pacuan kuda. Karena tidak anggaran untuk pekerjaan itu. Kades pun menampik kalau pembuatan arena pacuan kuda itu dibiayai oleh pihak ketiga.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Kamis, 05 Feb 2026 05:53 WIB | Politik dan Pemerintahan

Curhat Korban Banjir di Gempol Terima Bantuan Makanan Basi 

Pasuruan, beritaplus.id | Tinggi curah hujan melanda Pasuruan awal bulan Februari 2026 memberikan dampak luar biasa. Pasalnya, hujan deras tersebut di beberapa ...
Rabu, 04 Feb 2026 19:19 WIB | TNI dan Polri

Polisi Periksa Direktur RSUD Grati. Buntut Oknum Kabid Terlibat Kasus Rekrutmen THL 

Pasuruan, beritaplus.id | Direktur RSUD Grati, Dyah Retno Lestari diperiksa penyidik Tipikor Satreskrim Pasuruan Kota, imbas kasus rekrutmen pegawai tenaga ...
Rabu, 04 Feb 2026 17:55 WIB | TNI dan Polri

Peduli Warga Kapolsek Sukorejo Beri Bantuan Martini Desa Bangunrejo

Ponorogo, beritaplus.id - Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono,S.H., M.H., salurkan bantuan sosial kepada seorang warga ibu Martini di Desa ...
Rabu, 04 Feb 2026 17:52 WIB | Peristiwa

Peresmian Gedung Baru TK ‘Aisyiyah Al-Bashiroh Sinergi Aisyiyah dan Muhammadiyah Yang Luar Biasa

Ponorogo, beritaplus.id | Guna memajukan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) khususnya di bidang pendidikan, TK ‘Aisyiyah Al-Bashiroh telah membangun gedung baru y ...
Rabu, 04 Feb 2026 15:49 WIB | Peristiwa

Imam Saifudin Buka Zapo Competition 2026 SMPN 1 Ponorogo Waktunya Unjuk Bakat dan Prestasi

Ponorogo - beritaplus.id | Kembali SMPN 1 yang dipimpin Imam Saifudin, S.Pd., M.Or menggelar Zapo Competition 2026 sebuah event yang menawarkan berbagai lomba ...
Rabu, 04 Feb 2026 15:45 WIB | Politik dan Pemerintahan

Camat Gempol, Mengapresiasi Peran Aktif Ketua DPRD Penanganan Banjir 

Pasuruan, beritaplus.id | Pasca banjir di wilayah Gempol, jadi perhatian serius Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Politisi senior PKB ini langsung ...