x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Istri Tersangka Korupsi Kasus PKBM Rp 2,5 M Sebut Suaminya "Ditumbalkan" Oknum Pejabat Dispendik

Avatar Didik Nurhadi

Hukum dan Kriminal

Pandaan,beritaplus.id | Pasca ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan, Jumat (24/1/2025). Linda istri tersangka hanya bisa pasrah. Ibu dua anak warga Dusun Begagah, Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan menyebut suaminya tertutup terkait pekerjaan dan menjadi 'tumbal' oknum pejabat Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan.

"Tertutup kalau soal pekerjaan. Yang saya tahu kalau Sabtu dan Minggu mengajar kejar paket di tempat Yayasan Riyadul Arkham," kata Linda dengan mata lebam saat ditemui dirumahnya, Sabtu (25/1/2025).

Selain suaminya, sejumlah tenaga pengajar (Guru) juga mengajar kejar paket di PKBM Riyadul Arkham. Dirinya tak menyangka kalau suaminya menjadi tersangka atas kasus PKBM. Ia menduga, suaminya sengaja ditumbalkan oknum pejabat dilingkup Dispendik.

"Suami saya hanya sebagai pegawai tidak tetap (PTT) di lingkup Dispendik. Diatasnya pasti ada pimpinan yang lebih mengetahui secara detail," ungkapnya.

Ia menceritakan, sebelum sebagai PTT Dispendik. Suaminya pernah mengajar di SMK swasta kawasan Sukorejo. Setelah beberapa tahun kemudian, diangkat ke Dinas Pendidikan sebagai pegawai tidak tetap. "PKBM milik suaminya tidak punya gedung sendiri. Sehingga milih bergabung satu yayasan sama anak (SD) Sekolah Dasar. Guru-gurunya dari sekolah itu sendiri," ucapnya.

Disingung soal harga berharga milik tersangka. Linda mengku tidak punya apa-apa. "Rumah yang ditempati ini hasil harta gono-gini dengan suaminya," imbuhnya.

Tukiman salah seorang warga setempat menuturkan, ES dikenal baik juga akrab dengan tetangga. "Iya seperi warga pada umumnya. Tapi dia (ES) terkesan tertutup dengan warga. Kesehariannya bekerja bahkan sampai larut malam. Jarang ngobrol sama tetangga," ujarnya.

Seperti diketahui, Erwin Setiawan (ES) resmi ditetapkan tersangka oleh Kejari Kabupaten Pasuruan. Usai mengikuti serangkaian pemeriksaan tim penyidik tersangka langsung digelandang petugas ke mobil tahanan dibawah ke Rutan Bangil. Tersangka diduga selewengkan dana PKBM sebesar Rp 2,5 miliar untuk kepentingan pribadi. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Kamis, 05 Feb 2026 21:39 WIB | Peristiwa

FORKOT Soroti Dugaan Praktik Pokir Bermasalah, Ancam Laporkan Seluruh Anggota DPRD Pamekasan ke KPK

PAMEKASAN, Beritaplus.id — Forum Kota (FORKOT) Pamekasan menyoroti dugaan praktik tidak wajar dalam pengelolaan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD K ...
Kamis, 05 Feb 2026 05:53 WIB | Politik dan Pemerintahan

Curhat Korban Banjir di Gempol Terima Bantuan Makanan Basi 

Pasuruan, beritaplus.id | Tinggi curah hujan melanda Pasuruan awal bulan Februari 2026 memberikan dampak luar biasa. Pasalnya, hujan deras tersebut di beberapa ...
Rabu, 04 Feb 2026 19:19 WIB | TNI dan Polri

Polisi Periksa Direktur RSUD Grati. Buntut Oknum Kabid Terlibat Kasus Rekrutmen THL 

Pasuruan, beritaplus.id | Direktur RSUD Grati, Dyah Retno Lestari diperiksa penyidik Tipikor Satreskrim Pasuruan Kota, imbas kasus rekrutmen pegawai tenaga ...
Rabu, 04 Feb 2026 17:55 WIB | TNI dan Polri

Peduli Warga Kapolsek Sukorejo Beri Bantuan Martini Desa Bangunrejo

Ponorogo, beritaplus.id - Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono,S.H., M.H., salurkan bantuan sosial kepada seorang warga ibu Martini di Desa ...
Rabu, 04 Feb 2026 17:52 WIB | Peristiwa

Peresmian Gedung Baru TK ‘Aisyiyah Al-Bashiroh Sinergi Aisyiyah dan Muhammadiyah Yang Luar Biasa

Ponorogo, beritaplus.id | Guna memajukan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) khususnya di bidang pendidikan, TK ‘Aisyiyah Al-Bashiroh telah membangun gedung baru y ...
Rabu, 04 Feb 2026 15:49 WIB | Peristiwa

Imam Saifudin Buka Zapo Competition 2026 SMPN 1 Ponorogo Waktunya Unjuk Bakat dan Prestasi

Ponorogo - beritaplus.id | Kembali SMPN 1 yang dipimpin Imam Saifudin, S.Pd., M.Or menggelar Zapo Competition 2026 sebuah event yang menawarkan berbagai lomba ...