x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

FORKOT Soroti Dugaan Praktik Pokir Bermasalah, Ancam Laporkan Seluruh Anggota DPRD Pamekasan ke KPK

Avatar Ida Djumila

Peristiwa

PAMEKASAN, Beritaplus.id — Forum Kota (FORKOT) Pamekasan menyoroti dugaan praktik tidak wajar dalam pengelolaan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Pamekasan. 

Mereka bahkan mengancam akan melaporkan seluruh 45 anggota DPRD ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika dugaan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Dalam sistem pemerintahan, Pokir merupakan usulan program pembangunan yang dihimpun anggota DPRD berdasarkan aspirasi masyarakat, kemudian diakomodasi dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Namun, FORKOT menilai terdapat indikasi bahwa sejumlah anggota DPRD tidak hanya mengusulkan program, tetapi juga diduga ikut campur dalam penentuan rekanan pelaksana proyek Pokir, yang dinilai melampaui kewenangan legislatif.

Seorang aktivis FORKOT menyatakan bahwa pihaknya memiliki dasar kuat atas tudingan tersebut dan siap mempertanggungjawabkannya secara hukum.

“Jika nantinya dimintai klarifikasi oleh Aparat Penegak Hukum, kami siap mempertanggungjawabkan seluruh pernyataan ini,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa proyek Pokir diduga telah “dikunci” melalui mekanisme tertentu dengan kode khusus, serta difasilitasi oleh oknum di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengamankan paket pekerjaan bagi perusahaan tertentu yang disebut sebagai utusan anggota dewan.

“Di antaranya, di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP) melalui pejabat Kabid bernama Ibu Andri, di Dinas Pertanian melalui pegawai bernama Indra, serta dugaan pola serupa di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan dinas lainnya,” paparnya.

*Tuntutan Aksi*
1. Meminta kepada KPK untuk memanggil dan memeriksa 45 dewan yang diduga menjadi bagian pelaku pokir.
2. Banggar harus bertanggung jawab karena diduga menjadi bagian mafia proyek.
3. panggil dan periksa leading sektor dinas terkait ada nya kongkolikong dgn 45 dewan.
4. Meminta APH periksa dana pokir dalam APBD 2024-2025 yang melampaui jatah yang ditentukan.

FORKOT menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas sebagai bagian dari upaya mendorong transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Kabupaten Pamekasan.(fen)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...