x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

GP3H Minta Bupati Kaji Ulang Proyek Pengurukan Lahan PT ALP di Winong

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan - beritaplus.id | Ketua LSM Gerakan Pemuda Pemudi Pengamat Hukum (GP3H), Anjar Supriyanto meminta Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengkaji ulang izin proyek pengerukan lahan milik PT ALP Petro Industry terletak di Dusun Dliring, Desa Winong, Kecamatan Gempol. Menurutnya, proyek tersebut memberikan dampak luar biasa. Mulai dari bising, debu sampai merusak fasilitas umum seperti saluran irigasi.

"Bupati Pasuruan wajib kaji ulang izin proyek pengerukan lahan milik PT ALP Petro Industry," tegas Anjar pada beritaplus.id, Senin (23/6/2025).

Sebelumnya, lanjut Anjar, warga desa telah melayangkan aksi protes pada proyek pengerukan lahan itu. Warga menuding, pihak perusahaan tidak mempunyai etikat baik untuk menyelesaikan. Salah satunya terkait sosialisasi. "Sejak awal proyek dilakukan. Pihak perusahaan (PT ALP Petro Industry) tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga," ungkap dia.

Terpisah, Amiril Mukminin Kades Winong, Kecamatan Gempol mengakui aksi protes yang dilayangkan warganya. Ia menjelaskan, awal pelaksanaan proyek telah dilakukan pembahasan antara pihak perusahaan dengan warga.

"Dihadiri beberapa perangkat desa, tokoh masyarakat. Kebetulan saya juga menghadiri pembahasan itu," kata dia.

Dari kesepakatan itu, terang Amiril, ada 9 poin. Diantaranya soal kompensasi kepada warga yang terdampak proyek pengerukan lahan. Namun, ditengah perjalanan diingkari oleh pihak perusahaan. Selain itu, masalah saluran irigasi milik Pemkab Pasuruan yang kini tertimbun urugan.

"Ada tiga saluran irigasi milik Pemkab yang tertimbun proyek pengurukan lahan," terangnya.

Ia pun mendesak pihak perusahaan (PT ALP Petro Industry) mengembalikan tiga saluran yang kini tertimbun proyek tersebut. "Kalau tidak ada saluran akan rawan banjir. Dampaknya warga sekitar yang dirugikan," ujar Amiril.

Informasinya, proyek pengerukan lahan milik PT ALP Petro Industry diatas lahan seluas 11 hektar dilokasi dua Desa yakni Desa Kejapanan dan Winong. 5 hektar masuk wilayah Desa Kejapanan, sedangkan 6 hektar ikut wilayah Desa Winong. Proyek tersebut, berjalan satu bulan lebih. Ditengah perjalanan, diprotes warga Winong. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 15:43 WIB | TNI dan Polri

Kapolres Ponorogo Jadi Pembina Upacara di SMPN 4, Luncurkan Buku dan Aplikasi E-Moncer

PONOROGO, Beritaplus.id – Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menjadi Pembina Upacara di SMP Negeri 4 Ponorogo, Senin (26/10/2026) pukul 0 ...
Senin, 26 Okt 2026 14:25 WIB | TNI dan Polri

Kasat ReskrimPolres Pasuruan Kota Decky Menunggu Kurator Melaporkan

Pasuruan, beritaplus.id | Kasus pembobolan gudang PT Segoro Kidul yang dalam sitaan Bank masih berlanjut. Kasat Reskrim Decky menunggu kurator untuk melaporkan ...
Senin, 26 Okt 2026 13:53 WIB | Politik dan Pemerintahan

Duh ! Lurah Petungasri Keluarkan IMB, Lalu Dicabut Lagi 

Pasuruan, beritaplus.id | Lurah Petungasri, kecamatan Pandaan diduga menerima titipan dari seorang pengusaha untuk mengeluarkan Surat Keterangan Izin ...
Senin, 26 Okt 2026 10:42 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, 200 Personel Dikerahkan, Knalpot Brong Jadi Sasaran

PONOROGO, Beritaplus.id – Polres Ponorogo menggelar apel Operasi Kewilayahan Patuh Semeru 2026 di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (26/10/2026). Operasi yang b ...
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...