x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Nurhadi Kritik Rencana 500 Batalyon: “Ketahanan Bangsa Dimulai dari Perut Rakyat"

Avatar Ida Djumila

Politik dan Pemerintahan

Jakarta, beritaplus.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menilai rencana pemerintah membangun 500 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dalam lima tahun sebagai bentuk kekeliruan penentuan prioritas nasional.

Menurut Nurhadi, Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar di bidang kesehatan dan pangan, mulai dari gizi buruk, stunting, hingga akses pangan yang belum merata.

“Negara ini masih menghadapi masalah gizi buruk dan stunting. Lalu tiba-tiba rakyat disuguhi wacana pembentukan batalyon baru seolah itu solusi semua masalah. Saya tegaskan: ketahanan bangsa dimulai dari perut rakyat, bukan dari barak tentara,” tegasnya, Rabu (27/8/2025).

Pemerintah sendiri menargetkan pembentukan 500 batalyon tersebut untuk mempercepat program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, termasuk ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setiap tahun direncanakan ada 100 batalyon baru dengan dukungan anggaran Kementerian Keuangan.

Namun, Nurhadi mengingatkan bahwa alokasi dana besar untuk proyek ini berpotensi menggerus pembiayaan program sosial yang lebih mendesak, terutama terkait pemenuhan gizi ibu hamil dan anak-anak.

“Apa artinya bicara swasembada pangan kalau anak-anak sekolah masih berangkat dengan perut kosong? Program gizi bisa terpinggirkan karena dana tersedot untuk batalyon,” ujarnya.

Ia juga mendesak pemerintah membuka transparansi terkait besaran anggaran yang dibutuhkan. “Berapa triliun akan dihabiskan? Apakah rakyat dijamin tetap mendapat jatah gizi, ataukah justru dikorbankan demi proyek elitis dan simbolis?” katanya.

Nurhadi menekankan kembali bahwa esensi keamanan nasional tidak hanya diukur dari kekuatan militer, melainkan juga dari terpenuhinya kebutuhan dasar rakyat.

“Keamanan sejati adalah ketika balita tidak lagi stunting, anak sekolah sehat, dan ibu hamil tidak kekurangan gizi. Itu yang harus jadi fondasi pertama dan utama,” pungkasnya.(*) 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 24 Jan 2026 20:09 WIB | Peristiwa

Putranya Dilaporkan Polisi Atas Dugaan Penganiayaan. Ketua DPC PPP : Biasa cek-cok, jadi Menarik Numpang Viral 

Pasuruan - beritaplus.id | Putra Ketua DPC Partai PPP Kabupaten Pasuruan, berenisial AAU dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan oleh Isabela warga Dukuh ...
Sabtu, 24 Jan 2026 16:30 WIB | Hukum dan Kriminal

Diduga Cemarkan Nama Baik, Pemilik Akun Facebook Vianetta Dilaporkan ke Polda Jatim

Diduga Cemarkan Nama Baik, Pemilik Akun Facebook Vianetta Dilaporkan ke Polda Jatim ...
Jumat, 23 Jan 2026 19:18 WIB | Peristiwa

Dorong Lahirnya SDM Unggul, Program “Gerakan Madura Maju” Fokuskan Siswa Sampang ke Perguruan Tinggi

Sampang - beritaplus.id | Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pulau Madura.  Salah ...
Jumat, 23 Jan 2026 11:49 WIB | Politik dan Pemerintahan

Bupati Sampang Lantik Nor Alam sebagai Kadisdik, Dorong Reformasi Menyeluruh Dunia Pendidikan

SAMPANG, Beritaplus.id - Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Nor Alam sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten ...
Jumat, 23 Jan 2026 10:08 WIB | Hukum dan Kriminal

Marak Sabung Ayam di Wilayah Polsek Sedati Sidoarjo

Marak Sabung Ayam di Wilayah Polsek Sedati Sidoarjo ...
Jumat, 23 Jan 2026 09:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Kerangka Manusia Misterius di Camplong Diteliti Tim DVI Polda Jatim

SAMPANG, Beritaplus.id – Misteri penemuan kerangka manusia di Dusun Gayam Desa Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang mulai terkuak setelah Tim DVI Polda ...