PONOROGO, Beritaplus.id – Bertempat di Gedung PGRI Graha Dwidja, Kamis (28/8/2025), dilangsungkan pelantikan dan pengukuhan pengurus pleno, perangkat kelengkapan organisasi, serta badan khusus PGRI Kabupaten Ponorogo masa bakti 2025–2030.
Acara yang dihadiri ratusan guru berseragam batik ini turut dihadiri Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Ketua PGRI lama, Ketua PGRI baru, jajaran pengurus, serta Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Djoko Adi Walujo, ST, M.M, DBA.
Ketua PGRI Ponorogo terpilih, Ruskamto, menegaskan pelantikan 116 pengurus tersebut menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan di Ponorogo. Menurutnya, PGRI adalah wadah utama perjuangan sekaligus pembinaan profesi guru.
“Pemilihan pengurus kali ini dilakukan secara matang dengan tiga pertimbangan utama, yakni kompetensi bidang, pemerataan dari semua jenjang pendidikan mulai PAUD hingga SMA, serta faktor usia. Kami ingin periode berikutnya ada pengkaderan yang dimulai dari guru-guru muda,” jelas Ruskamto.
Ia menyebut, kepengurusan baru terdiri dari 15 bidang, pengurus kelengkapan organisasi (PKO), dan badan khusus. “Arahnya nanti bagaimana dalam lima tahun ke depan bisa bekerja sesuai bidang masing-masing dan kelengkapan organisasinya,” imbuhnya.
Ruskamto berharap, kepengurusan yang baru dapat meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Reog dengan terus bersinergi bersama pemerintah. “Lima tahun ke depan kita bawa jatidiri PGRI sebagai organisasi profesi, organisasi perjuangan, dan organisasi ketenagakerjaan. Mari kita wujudkan pendidikan berkualitas untuk Ponorogo hebat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Djoko Adi Walujo, ST, M.M, DBA, dalam amanatnya menyampaikan pesan penting agar PGRI Ponorogo mampu menjadi rumah pembinaan sekaligus ruang kolaborasi yang produktif dengan berbagai pihak.
“Hari ini bukan lagi untuk saling berkompetisi, melainkan berkolaborasi,” tegasnya.
Senada dengan itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan bahwa pelantikan ini menegaskan komitmen pengurus dalam memajukan pendidikan, memperkuat solidaritas guru, dan mempererat sinergi dengan pemerintah.
“Kami berharap PGRI mendukung penuh program pendidikan pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas guru. PGRI harus bisa menggembleng guru agar mampu mencetak generasi berkualitas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Bupati.(aw)
Editor : Ida Djumila