x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Dua Dekade Himpaudi Sampang, Pendidik PAUD Tuntut Pengakuan dan Kesejahteraan

Avatar Redaksi

Peristiwa

Sampang - beritaplus.id | Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Sampang memperingati 20 tahun kiprahnya melalui perayaan di arena Karang Taruna Expo, Alun-alun Trunojoyo, Selasa (9/9/2025).

Acara berlangsung meriah dengan penampilan seni anak-anak PAUD, puisi, dan musik yang menggambarkan semangat perjuangan para pendidik. Tema yang diusung ialah “Dua Dekade Membersamai PTK PAUD Wujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan.”

Ketua Himpaudi Kabupaten Sampang, Rosul, M.Pd, menekankan pentingnya pengakuan bagi guru PAUD. Menurutnya, mereka adalah pondasi pendidikan bangsa, namun hingga kini masih menghadapi ketimpangan status dan kesejahteraan dibandingkan guru pada jenjang pendidikan lainnya.

“Guru PAUD tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk karakter dan moral anak sejak usia dini. Sudah saatnya profesi ini mendapat pengakuan sejajar dengan guru di jenjang lain,” tegas Rosul.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melalui perwakilannya, Sudarmanto, menyampaikan penghargaan atas pengabdian para pendidik PAUD. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik.

“Pemkab Sampang menyampaikan terima kasih kepada seluruh laskar Himpaudi. Anak usia dini adalah generasi penerus, sehingga peran pendidik PAUD sangat vital dalam membentuk karakter mereka,” ucap Sudarmanto.

Komitmen serupa juga disampaikan DPRD Kabupaten Sampang. Ketua Komisi IV, Ustad Mahfudz, menyatakan pihaknya akan memperjuangkan pemberian dana hibah, fasilitas sekretariat, serta kesetaraan bagi tenaga pendidik PAUD.

“Guru PAUD merupakan pilar utama pembentukan karakter anak sejak dini. Perjuangan mereka tidak boleh diabaikan, melainkan harus mendapat perhatian serius,” tandasnya.

Perayaan dua dekade Himpaudi Sampang semakin meriah dengan penampilan tari tradisional, fashion, dan puisi dari anak-anak PAUD serta orasi kesetaraan PTK PAUD.

Kehadiran tokoh masyarakat, aktivis pendidikan, dan pejabat daerah mempertegas dukungan kolektif terhadap perjuangan guru PAUD, sekaligus meneguhkan peran mereka dalam membentuk masa depan generasi muda.(fen)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 07 Feb 2026 18:51 WIB | Politik dan Pemerintahan

Penanganan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD Kab. Pasuruan Lelet

Pasuruan, beritaplus.id | Penangan pelanggaran kode etik yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) terhadap AAU anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, dinilai lelet. ...
Sabtu, 07 Feb 2026 15:52 WIB | Peristiwa

SMAN 2 Ponorogo Gelar Smada Scout Competition XX Tahun 2026, Diikuti 1.177 Peserta Se-Karesidenan Madiun

Ponorogo, beritaplus.id | SMA Negeri 2 Ponorogo kembali mengulang sukses dengan menggelar kegiatan kepramukaan yang bertajuk Smada Scout Competition (SSC) ...
Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB | Peristiwa

Tasyakuran HUT Ke-119 SDN Mangkujayan 1 Tampilkan Talenta dan Makan Bersama

Ponorogo, beritaplus.id | Puncak peringatan HUT ke-119 SD Negeri 1 Mangkujayan Ponorogo berlangsung meriah bertabur hadiah.. Sekolah yang dinahkodai Mochtar ...
Sabtu, 07 Feb 2026 11:22 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

Ponorogo,beritaplus.id – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami l ...
Jumat, 06 Feb 2026 23:14 WIB | Hukum dan Kriminal

Esai reflektif Dzulhijjah Fajar : KUHP Nasional Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana Indonesia

Malang - beritaplus.id | Per 2 Januari 2026, sistem hukum pidana Indonesia resmi memasuki era baru dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ...
Jumat, 06 Feb 2026 15:30 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pansus Real Estate Terkejut. Lahan Pengganti di Malang Bukan Hutan Tapi Tanah Kosong  

Pasuruan, beritaplus.id | Tim Panitia Khusus (Pansus) Real Estate Prigen DPRD Kabupaten Pasuruan dibuat terkejut saat kunjungi lahan pengganti di Malang. ...