x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Transtoto : Kerusakan Hutan Berada Pada Daerah Gampang Transaksi Alih Fungsi Hutan

Avatar Redaksi

Politik dan Pemerintahan

Jogja - beritaplus.id | Kekuatan tumpuan kearifan alam hutan dan ekosistemnya jebol baru-baru ini.

Sumatera Utara, Aceh, Riau dan sekitarnya. Dilanda banjir besar, belum berapa korban yang meninggal. Dan kerusakan yang terjadi. Harimau turun gunung dan masuk ke kampung-kampung.

Masyarakat korban yang lapar menjarah toko kelontong dan toko logistik tak terkendali, karena bantuan terlambat.

Banjir, tanah bergeser, air limpas (surface run-off), diawali dengan erosi tanah subur, dan akan berlanjut dengan berbagai bencana kekeringan, berkurangnya awan dari uap stomata pepohonan meranggas, tanah landasan mengeras, dan kedap, penyerapan air tanah sangat mempengaruhi siklus kualitas dan kuantitas curah hujan.

Konservasi tanah dan air terganggu. Kehidupan masyarakat beserta kesejahteraannya terusik dan mahal biaya perbaikannya.

Banyak sebab dan penyebabnya. Salah satunya kemudahan bertransaksi alih fungsi hutan ke non-hutan, terutama untuk jadi kebun sawit yang lebih liquid. Dengan kong-kalingkong menyulap isi hutan produksi jadi "19 kubik/ hekate" bisa didapat ijin ratusan ribu bahkan jutaan hektare hutan produksi jadi HP-HTI.

Ada juga HTI kalau dimohon untuk tanaman HTI karet langsung disetujui ijinnya, nanti diubah jadi Acasia yang lebih produktif untuk bahan baku pulp.

Ada lagi sebuah fenomena kekeliruan pemerintah yang mencantumkan angka minimum luas hutan di daerah yang tertulis di UUP Kehutanan 1999 yakni minimun 30 persen dari luas daratan.

Ini membuat jalan bunuh diri, bagi para daerah yang nemiliki luas hutan besar seperti Prop. Kalteng (18 juta hektare), Riau dan banyak yang lainnya untuk merobah hutannya diaiih fungsikan jadi Sawit atau tambang yang sarat kesalahan tersengaja. Dan menguntungkan pengusaha, untuk tanpa dosa berlipat-lipat, menggunduli hutan.

Progrom pemerntah yang lain yang yang untuk memenuhi tunturan perut masyarakat meningkatkan meningkarkan ketahanan pangan dari lahan hutan, melemahkan kekuatan ekosistem alami hutan, bila tidak dipertimbangkan dengan cerrmat.

Kebijakan KHDPK 2022 yang sangat blunder masih sangat dirasakan sampai kini. Apalagi untuk Pulau Jawa dan hutan Perum Perhutani yang hutannya tinggal di bawah 10 persen dari kebutuhan normalnya sekitar 60 persen hutan lindung.

Kini, 2025, Indonesia diharap tidak lagi menunda menamami hutan gundul yang kira-kira masih 60 juta hektare di negeri nomor dua paling rusak hutannya di dunia ini.

Berapa Biaya Penanaman Hutan?

Indonesia yang dicatat pernah memiliki hutan tropis terbesar nomor 3 (tiga) di dunia itu kini telah menjadi negara perusak hutan ke dua di dunia.

Saat ini hutan Indonesia yang awalnya seluas sekitar 143 juta hektare, akibat berbagai sebab telah menjadi tanah kosong/gundul, sekitar 60 juta hektare.
Bahkan mungkin lebih luas, memuncak sejak booming pengusahaan kayu bulat tahun 1960-1980-an itu.

Itupun deforestasi/degradasi hutan masih terus terjadi pengurangan hutan yang sudah tipis di lapangan.

Baik karena illegal logging, kebakaran hutan, perladangan berpindah, alih-fungsi, maupun akibat UU/peraturan/kebijaksanaan pemerintah dan korupsi yang berjamaah di mana-mana.

Penanaman Hutan Gundul.


Penanaman hutan gundul seharusnya diprioritaskan paling tidak dicicil segera, terutama untuk daerah yang bersifat lindung.

Pengabaian
bertahun-tahun reboisasi telah menumpukkan tambahan luas hutan gundul 60 juta hektare hutan kosong yang lebih luas.

Program Penghijauan dan Reboisai tahun1975, dan usaha lainnya nampaknya tidak efektif, hanya ada bekasnya.

Dengan taksiran biaya Rp125 juta per hektare sampai tumbuh jadi hutan (Yayasan Peduli Hutan Indonesia, 2022), maka untuk reboisasi 60 juta hektare hutan gundul diperlukan biaya sekitar Rp9.000 triliun, termasuk memperkirakan adanya kegagalan 20 persen,
dengan waktu tanam sekitar 200 tahun lebih.

Itupun kalau dilakukan sekarang, secara intensif terus menerus, dan tanpa kecurangan.

Hutan yang Bagus .

Hutan yang bagus dan berfungsi akan menjaga tanah subur dari erosi tanah, bencana banjir, tata air, terjaganya ekosistem dan biodiversitas, perlindungan tanah longsor, kesediaan air bersih, penyediaan oksigen sehat, penyerapan karbon untuk mengurangi pemanasan global, perbaikan habitat hewan, pen yediaan bahan baku industri dan rumah-tangga, penyediaan bahan obat-obatan, bahan makanan, menguatkan serta ketahanan pangan nasional.

Pada saatnya sistematika tata ruang selayaknya disempurnakan, sehingga fungsi ruang dapat lebih tepat dan tata ruang berguna untuk acuan menghindari petaka lingkungan.
(Trans/Ar)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 18:44 WIB | Peristiwa

Sertijab BEM UWP 2026, Regenerasi Kepemimpinan di Tengah Semangat Sumpah Pemuda

Sertijab BEM UWP 2026, Regenerasi Kepemimpinan di Tengah Semangat Sumpah Pemuda ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:39 WIB | Politik dan Pemerintahan

Kemilau Pekan Raya Ponorogo Digelar 3–6 November 2026, Hadirkan Last Child dan Ndarboy Genk

PONOROGO, Beritaplus.id – Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk Kemilau Pekan Raya Ponorogo pada 3–6 November 2026 di Alu ...
Rabu, 28 Okt 2026 17:18 WIB | Hukum dan Kriminal

Zainal Laporkan Supri ke Polres Tanjung Perak atas Dugaan Penyerobotan Rumah di Tambak Wedi

Zainal Laporkan Supri ke Polres Tanjung Perak atas Dugaan Penyerobotan Rumah di Tambak Wedi ...
Rabu, 28 Okt 2026 17:00 WIB | TNI dan Polri

Direktur LBH KORAK Kecam Dugaan Intimidasi terhadap Advokat di Demak

Demak, beritaplus.id — Direktur Lembaga Bantuan Hukum Komunitas Rakyat Anti Korupsi (LBH KORAK), Efianto, S.H., M.H., menyayangkan dugaan tindakan seorang p ...
Rabu, 28 Okt 2026 16:51 WIB | TNI dan Polri

Diduga Serang Kehormatan Advokat di Grup WhatsApp, KBO Reskrim Polres Demak Disomasi

Demak, beritaplus.id — Kantor Hukum Sujadi, S.Pd., S.H. & Rekan melayangkan surat somasi kepada BR, selaku Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Reskrim P ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:29 WIB | Notaris

Pengurangan Pasokan Gas ke Singapura: Kepentingan Nasional Harus Dilindungi, Risiko Arbitrase Jangan Diabaikan

OPINIOleh: Supardi, S.H.Advokat dan Konsultan Hukum Indonesia memiliki hak untuk mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Namun, dalam perdagangan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:15 WIB | Notaris

Pemberhentian Firdaus dari Pengurus PWI Tuai Tanda Tanya

Jakarta , beritaplus.id | Keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat memberhentikan penuh Firdaus sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disayangkan ...
Rabu, 28 Okt 2026 11:27 WIB | Politik dan Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sidak Pabrik Briket Dikeluhkan Warga Desa Carat

Pasuruan, beritaplus.id | Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul HIdayat melakukan sidak ke lokasi pabrik briket milik PT Kafron Global Indonesia (KGI) di Dusun ...
Rabu, 28 Okt 2026 09:03 WIB | Peristiwa

Keluarnya Surat Keterangan IMB. Lurah Petungasri Akui Teledor, dan Siap Menerima Sanksi 

Pasuruan, beritaplus.id | Nanang Setyawan, Lurah Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan mengakui teledor atas keluarnya Surat Keterangan Izin ...
Rabu, 28 Okt 2026 07:30 WIB | Peristiwa

Sumpah Pemuda di Era Modern, Efianto, S.H., M.H.: Pemuda Harus Berani Melawan Ketidakadilan dan Korupsi

Surabaya, beritaplus.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum bersejarah ini harus m ...
Selasa, 27 Okt 2026 17:15 WIB | TNI dan Polri

Samsat Ponorogo Gencarkan Sosialisasi Pemutihan Pajak, Ada Diskon Tunggakan 20 Persen

PONOROGO, Beritaplus.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim kembali memberikan kemudahan kepada masyarakat melalui ...
Selasa, 27 Okt 2026 14:25 WIB | Peristiwa

Diduga Overload, Truk Muatan Pupuk Kandang Terjung ke Jurang

Pasuruan, beritaplus.id | Diduga kelebihan muatan atau overload, sebuah truk muatan pupuk kandang mengalami kecelakaan tunggal di jalur tanjakan, Desa Gerbo, ...
Selasa, 27 Okt 2026 13:10 WIB | TNI dan Polri

Awali Operasi Patuh Semeru 2026, Kasatlantas Polres Ponorogo Bagikan Bunga dan Helm kepada Pengendara

PONOROGO, Beritaplus.id — Mengawali pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo mengedepankan pendekatan humanis m ...
Selasa, 27 Okt 2026 12:15 WIB | Notaris

Samsul Hidayat : Sejarah Emas Akan Kembali di Ukir Persekapas 

Pasuruan, beritaplus.id | Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, optimistis Persekapas akan mengulang sejarah emas musim 2006, ketika itu Laskar Sakera ...
Senin, 26 Okt 2026 23:24 WIB | Hukum dan Kriminal

Setahun Lebih Perkara Berjalan, Sujadi Pertanyakan Status Khusnan Ulmy dalam DPS Polda Jateng

Semarang, beritaplus.id — Kuasa Hukum Pelapor, Sujadi, S.H., mempertanyakan kedudukan hukum Khusnan Ulmy dalam penanganan perkara di Direktorat Reserse PPA dan ...