x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Sisi Gelap The Nook Cafe Surabaya, Pelanggaran Administratif Hingga Protes Warga Graha Family

Avatar beritaplus.id

Peristiwa

SURABAYA - Di balik kemegahan pembangunan The Nook Cafe Surabaya, tersimpan kisah yang membuat warga Graha Family resah. 

Bukan sekadar soal sebuah kafe, melainkan dugaan pengkhianatan terhadap hak warga atas ruang hidup yang dijanjikan sejak awal.  

Lahan tempat berdirinya The Nook Cafe sejatinya adalah fasilitas umum (fasum) berupa area hijau yang diproyeksikan menjadi lapangan tenis. 

Komitmen itu pernah diikrarkan oleh developer PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) kepada para pembeli unit. Namun, sejak 2023, janji itu berubah arah fasum yang dialihkan menjadi kawasan komersial.  

"Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini penyalahgunaan hak. Fasum tidak bisa seenaknya dialihkan menjadi bisnis tanpa persetujuan warga,” tegas Sidabuke, kuasa hukum warga, yang kini telah melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Timur.  

Warga menuding izin operasional kafe cacat hukum. Alasannya jelas, pembangunan berjalan lebih dahulu sebelum izin resmi keluar. Lebih ironis lagi, klaim bahwa izin telah mengantongi persetujuan 2/3 warga dianggap manipulatif. Faktanya, 90 persen warga menolak.  

Perwali Surabaya Nomor 52 Tahun 2017 secara tegas mensyaratkan persetujuan minimal dua pertiga pemilik lahan untuk perubahan tata ruang. Namun, aturan itu seolah diabaikan.  

Alexander Maria Pribadi, perwakilan warga, mengungkap bagaimana suara penolakan mereka kerap dipatahkan. 

"Kami pasang banner protes, izin ke polres, polsek, tapi sore sudah dipaksa turun. Aspirasi warga seolah dibungkam,” ujarnya.  

Lebih jauh, Alexander menyebut adanya indikasi intimidasi halus. Beberapa warga yang mengurus surat HGB justru diwajibkan menandatangani perjanjian perubahan peruntukan. 

"Ini bentuk tekanan. Seolah warga dipaksa menerima,” katanya.  

Bagi warga Graha Family, kasus ini bukan sekadar soal izin kafe. Ini adalah pengkhianatan terhadap komitmen awal developer. Fasum yang seharusnya menjadi ruang hijau dan fasilitas bersama, kini berubah menjadi bisnis yang menguntungkan segelintir pihak.  

Kini, mereka menuntut kepolisian mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan hak atas fasum. Sebab, di balik secangkir kopi yang disajikan The Nook Cafe, tersimpan cerita tentang hak warga yang dirampas, janji yang diingkari, dan aturan yang dilanggar.

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...