SPBU di Prigen Dekat Permukiman. Warga Ketakutan Minta Pemkab Tinjau Ulang Izinnya
Pasuruan, beritaplus.id | Warga yang tinggal di Kelurahan Prgen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan merasa ketakutan berdirinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pasalnya, pendirian SPBU lokasinya dekat dengan permukiman mereka. Warga pun mencela kebijakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pasuruan yang dianggap mengabaikan keselamatan.
"Sejak awal pembangunan SPBU belum ada sosialisasi ke warga sekitar. Baik itu dari pemilik usaha atau pun dari Pertamina sendiri," ungkap Wardi salah satu warga Prigen pada beritaplus.id, Sabtu (9/5/2026).
Ia mempertanyakan pihak Pemkab soal pembangunan SPBU tersebut. Apakah pengelola sudah mengantongi izin baik dari dinas atau Pertamina,?. Lalu, bagaimana dengan keselamatan warga yang tinggal di sekitar SPBU.
"Pemerintah seharusnya melakukan kajian sebelum mengizinkan pembangunan SPBU. Jangan asal mengeluarkan izin tanpa melihat tata ruang. Jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan seperti kebakaran, siapa yang akan bertanggungjawab. Pasti rakyat atau warga jadi korbannya," sindirnya.
Informasi dihimpun di Kelurahan Prigen menyebut pihak pengelola SPBU tidak pernah mengajukan surat baik itu berupa pemberitahuan atau lainnya. Seolah-olah pemerintah ditingkat kelurahan tidak dianggap alias diabaikan. Sementara pantauan dilokasi SPBU Prigen terlihat pembangunan hampir 100 persen. Hanya tinggal pengisian BBM saja. Terpampang tulisan SPBU Green Energy Station namun tidak ada kode angka (nomer) yang tertera di papan informasi. Kode ini menunjukan wilayah operasional dan status kepemilikan/pengelolaan SPBU tersebut. Di papan hanya tertera jenis BBM yang akan dijual seperti Pertamax turbo 98, Pertamax Green 98, Pertamax 92 dan Pertamina dex. (dik)
Editor : Redaksi