x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Krisis Kesehatan Mental di Era Digital Tinjauan Solusi Berdasarakan Perspektif Islam

Avatar Bayu

Peristiwa

Opini:

Penulis Nama : Fitrotul Jamiatun Mahasiswa S1 Keperawatan UMPO

Ponorogo, beritaplus.id | Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan psikologis yang memungkinkan seseorang mampu mengelola emosi, menghadapi tekanan hidup, bekerja secara produktif, dan berinteraksi secara baik dengan lingkungan. 

Di era digital, perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Kemudahan akses internet dan media sosial memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, depresi, kesepian, hingga rendahnya rasa percaya diri. Kondisi ini banyak dialami oleh remaja dan dewasa muda yang menjadi pengguna aktif teknologi digital.

Media sosial sering kali menampilkan kehidupan yang tampak sempurna sehingga mendorong individu untuk membandingkan dirinya dengan orang lain. Perbandingan sosial yang berlebihan dapat menimbulkan perasaan tidak puas terhadap diri sendiri, rendah diri, dan tekanan psikologis. Selain itu, adanya tuntutan untuk selalu aktif dan mendapatkan pengakuan melalui jumlah pengikut, komentar, atau tanda suka dapat menyebabkan ketergantungan terhadap media sosial. Ketergantungan ini berpotensi mengganggu keseimbangan emosional dan menurunkan kualitas kesehatan mental seseorang.

Penggunaan teknologi digital yang berlebihan juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan kesehatan fisik. Banyak individu menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar hingga larut malam sehingga waktu istirahat menjadi berkurang. Kurangnya tidur dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, mudah marah, kelelahan, serta meningkatkan risiko munculnya gangguan kecemasan dan depresi. Dengan demikian, penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup seseorang.

Dalam perspektif Islam, kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi psikologis, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan spiritual. Islam memandang manusia sebagai makhluk yang memiliki unsur jasmani dan rohani yang harus dijaga keseimbangannya. Ketika seseorang jauh dari nilai-nilai spiritual, ia lebih rentan mengalami kegelisahan dan kehilangan makna hidup. Oleh karena itu, Islam mengajarkan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai salah satu cara untuk memperoleh ketenangan jiwa dan ketenteraman hati.

Salah satu solusi yang ditawarkan Islam dalam menghadapi krisis kesehatan mental adalah melalui pelaksanaan ibadah secara konsisten. Salat, doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan berbagai bentuk ibadah lainnya dapat membantu individu mengurangi stres serta meningkatkan ketenangan batin. Aktivitas ibadah mampu memberikan rasa aman, harapan, dan keyakinan bahwa setiap permasalahan memiliki jalan keluar. Dengan demikian, ibadah tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai sarana pemeliharaan kesehatan mental. 

Selain ibadah, Islam juga mengajarkan pentingnya menjaga keseim bangan hidup dan menghindari segala sesuatu yang berlebihan. Prinsip moderasi atau wasathiyah dapat diterapkan dalam penggunaan teknologi digital. Umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, membatasi waktu penggunaan media sosial, menyaring informasi yang diterima, serta menghindari konten yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan mental. Sikap ini dapat membantu individu mengurangi tekanan psikologis akibat penggunaan teknologi yang tidak terkendali.

Dukungan sosial juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental menurut ajaran Islam. Islam mendorong umatnya untuk menjalin hubungan yang baik dengan keluarga, teman, dan masyarakat. Interaksi sosial yang positif dapat memberikan dukungan emosional, rasa memiliki, serta membantu seseorang menghadapi berbagai masalah kehidupan. Oleh karena itu, kombinasi antara penguatan spiritual, penggunaan teknologi secara bijak, dan dukungan sosial yang baik dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi krisis kesehatan mental di era digital.

 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...