Tengah Tekanan Efisiensi, Muncul Wacana Sewa Mobil Listrik Untuk Operasional Kecamatan dan OPD
Pasuruan, beritaplus.id | Miris ! Ditengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tekanan efisiensi. Muncul wacana penggunaan kendaraan elektrik atau listrik sebagai armada operasional bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan, dengan metode sewa.
Camat Pandaan Timbul Wijoyo membenarkan Wacana penggunaan kendaraan listrik untuk operasional kecamatan dan OPD. Setiap kecamatan se-Kabupaten Pasuruan akan menerima mobil listrik tipe dua shift sistim sewa. "Sewa mobil listrik perbulannya Rp 15 juta kalau sewa dua bulan totalnya Rp 30 juta," ujar Timbul pada beritaplus.id, Rabu (12/8/2026).
Ia menjelaskan, jenis mobil listrik yang disewa selama dua bulan ini tipenya dua shift. Sedangkan untuk OPD tipenya avanza. Timbul pun mengaku bingung buat apa sewa mobil listrik tersebut. "Wes mobil cilik nyewa pisan. Kiro-kiro pantes 'e mobil iki gawe opo," tanya Timbul dengan logat jawa.
Timbul mempertanyakan kontrak payung (framework contrcat) pengadaan sewa mobil listrik seperti apa,?. Harus jelas dulu perjanjian dengan vendor. "Kalau tidak ada kontrak payung dengan vendor jelas bahaya," tandasnya.
"Anggaran Rp 14 juta cukup untuk BBM di mobdin, ini Rp 15 juta hanya untuk sewa mobil listrik kecil," lanjut Timbul heran.
Rencana membangun tempat cas mobil listrik (EV charger) ada di 24 kecamatan. Wilayah Pandaan, ungkap Timbul disiapkan di lingkungan Kecamatan Pandaan. Namun demikian, pihaknya hanya bawahan hanya menjalankan tugas, semua itu tergantung dari pimpinan. (dik)
Editor : Redaksi