Dari Surabaya untuk NTT, Donasi Wijaya Putra Peduli untuk Siswa dan Mahasiswa Terdampak Bencana
Surabaya, beritaplus.id | Kepedulian sosial kembali mengemuka dari lingkungan pendidikan. Keluarga besar Wijaya Putra, yang terdiri atas Universitas Wijaya Putra (UWP), SMA, SMK, dan SMP di bawah naungan Yayasan Insan Indonesia Mandiri, secara resmi menyalurkan bantuan donasi sebesar Rp25.500.000 bagi siswa dan mahasiswa yang menjadi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyerahan donasi dilakukan di Kampus UWP Benowo pada Senin 7 September 2026, sebagai puncak dari rangkaian penggalangan dana yang berlangsung selama sepekan terakhir. Gerakan bertajuk "Wijaya Putra Peduli" ini melibatkan seluruh sivitas akademika, mulai dari pimpinan universitas, dosen, guru, tenaga kependidikan, hingga pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen institusional UWP sebagai Kampus Sociopreneur yang Impactful.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Nilai-nilai kemanusiaan harus diwujudkan dalam aksi nyata. Bencana yang menimpa saudara-saudara kita di NTT adalah panggilan bagi kita semua untuk bergerak, terutama untuk memastikan para pelajar di sana tetap bisa mengakses pendidikan meskipun dalam situasi sulit," tegas Dr. Budi Endarto di hadapan awak media.
"Jangan pernah kehilangan harapan. Kami di Wijaya Putra hadir untuk berbagi, sekecil apa pun itu. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi penguat bagi kalian semua. Tetaplah semangat, karena masa depan masih menanti. Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada kita semua."
Kepala Biro Humas & Kerja Sama UWP, Surya Priyambudi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan disalurkan kepada siswa dan mahasiswa yang terdampak bencana tersebut.
Kegiatan ini bukan yang pertama dilakukan oleh keluarga besar Wijaya Putra. Sebelumnya program Wijaya Putra Peduli juga aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, seperti program penanganan stunting di wilayah Surabaya dan sekitarnya, serta aksi berbagi sembako bagi masyarakat prasejahtera.
Dengan semangat sociopreneur, UWP terus mengokohkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi. "Wijaya Putra Peduli" menjadi bukti bahwa kampus dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang nyata dan berkelanjutan.(syd)
Editor : Redaksi