Satlantas Polres Ponorogo Perkuat Keselamatan Lalu Lintas Berbasis Domisili Korban
Ponorogo — beritaplus.id | Dalam rangka meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi, Jasa Raharja Ponorogo menggelar Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui pemberdayaan aparatur kecamatan dan desa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Kamis (10/9/2026).
Program ini menjadi bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan pemahaman aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, penanganan korban kecelakaan, serta peran aktif pemerintah desa dalam upaya pencegahan kecelakaan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait program keselamatan transportasi, mekanisme perlindungan dan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas, serta pentingnya peran aparatur pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Pemberdayaan aparatur kecamatan, pemerintah desa hingga ketua RT diharapkan mampu memperluas penyebaran informasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Dengan demikian, kesadaran masyarakat untuk tertib dan berhati-hati dalam berkendara dapat semakin meningkat.
Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Tri Arda Meidiansyah, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Ponorogo AIPDA M. Nasrul Fuad, S.H., M.H., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya program tersebut.
“Alhamdulillah, Satlantas Polres Ponorogo dapat mengikuti Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui pemberdayaan aparatur kecamatan dan desa/kelurahan,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut merupakan langkah inovatif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menggeser fokus pencegahan. Tidak hanya berorientasi pada titik rawan kecelakaan atau black spot, tetapi juga menyasar wilayah asal atau domisili korban kecelakaan.
“Program ini merupakan langkah inovatif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan memindahkan fokus pencegahan dari titik rawan (black spot) langsung ke wilayah asal tempat tinggal korban,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai keselamatan berkendara dari Polri. Selain itu, Jasa Raharja menyampaikan materi mengenai santunan kecelakaan lalu lintas, Bapenda Ponorogo memberikan materi terkait pajak kendaraan bermotor, sedangkan Tim RSUD dr. Harjono Ponorogo memberikan materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Kamsel Satlantas Polres Ponorogo AIPDA M. Nasrul Fuad, S.H., M.H., Camat Babadan, perwakilan Jasa Raharja, Bapenda Ponorogo, serta Tim RSUD dr. Harjono Ponorogo.
“Diharapkan melalui sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, fasilitas kesehatan, dan Jasa Raharja, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan, juga semakin optimal,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian materi dan diskusi.(aw)
Editor : Redaksi