x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Esai reflektif Dzulhijjah Fajar, S.H : Kebijakan Fiskal dalam Sungai yang Berbeda Keniscayaan Ketimpangan 

Avatar Murti

Notaris

Ponorogo - beritaplus.id | 
Di satu pulau terbentang sungai-sungai beragam — besar dan kecil, payau dan tawar, di pantai maupun di pedalaman. Sang pemilik telah menempatkan departemen yang membidangi, dengan harapan setiap aliran dialokasikan sesuai kebutuhannya. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan hal yang berbeda: persentase yang sama ternyata menghasilkan kondisi yang beragam di setiap sungai. Justru perbedaan hasil inilah  yang tercatat di lapangan,  itulah data riel yang sebenarnya.
 
Secara hakikat, semua sungai berasal dari sumber yang sama. Kandungan yang mengalir di dalamnya pun serupa. Namun dalam wujud fisik, alur, kemiringan, volume, dan muara di situlah perbedaan menjadi nyata. Kandungan yang serupa belum tentu menghasilkan perlakuan yang sama, karena wujud dan kondisinya tidak identik. Inilah prinsip alam yang sederhana: persamaan di dasar sungai tidak menghilangkan perbedaan di permukaannya. Itu bukan penyimpangan, itulah pengecualian yang wajar dan memang harus diperhitungkan.
 
Persentase memang sederhana dan mudah diterapkan. Namun prinsip alam mengajarkan: air yang sama belum tentu pas untuk wadah yang berbeda. Kita memahami kendala seperti dana terbatas, data sulit dijangkau, jumlah sungai banyak dan beragam. Namun dalam pemahaman hermeneutika, dapat dipahami: ketidaktepatan bukan pada niat pemilik, melainkan kurang tepatnya masukan manajemen yang belum memadai keragaman realita di lapangan.
 
Tentu ada pandangan yang berbeda, perlakuan yang sama adalah dasar keadilan, pengecualian berisiko membuka celah ketidakadilan; dan efisiensi menuntut keseragaman. Pendapat-pendapat ini layak dipertimbangkan dengan saksama.
 
Namun sungai kecil meluap berlebihan, sungai besar belum cukup mengairi tepiannya. Muara yang payau keperluannya berbeda dengan sungai yang murni tawar. Jika masukan sama tetapi hasil berbeda, maka kebutuhan dasarnya memang berbeda. Data riel inilah yang seharusnya menjadi dasar penentuan, bukan hal yang dihindari atau dianggap penyimpangan.
 
"Persentase baru dapat ditetapkan dengan tepat.  Setelah diketahui luas, panjang, dan karakter masing-masing sungai".
 
Tentu ada sudut pandang lain yang juga berharga dari para pembaca. Tulisan ini hanyalah satu pengalaman dari lapangan yang terbatas, bukan kebenaran mutlak. Mari saling melengkapi.
 
Semoga kita kenali dulu alurnya, baru tentukan airnya. Karena air yang tepat di tempat yang benar, itulah keadilan sejati. (.)
 
 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...