Peringati Hari Santri Nasional 2026, SMKN 1 Ponorogo Hadirkan Dai Ambassador 5 Negara
PONOROGO, Beritaplus.id – SMK Negeri 1 Ponorogo menggelar kegiatan pembinaan iman dan takwa (Imtaq) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius, nasionalisme, dan akhlak mulia di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dai Ambassador 5 Negara, Ismail Hasan, S.Th.I., M.E., sebagai narasumber. Pembinaan Imtaq diikuti siswa-siswi, kepala sekolah, dewan guru, serta tenaga kependidikan SMKN 1 Ponorogo.
Dalam suasana sederhana namun penuh khidmat, Ismail Hasan menyampaikan pesan dan motivasi kepada para peserta agar terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam bidang keagamaan maupun penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia menekankan pentingnya rajin belajar, berinovasi, serta menjaga sikap santun terhadap orang tua, guru, dan sesama.
“Santri harus bisa menjadi teladan, yang tindakannya bisa menjadi contoh bagi orang lain,” ujar Ismail Hasan dalam tausiahnya.
Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta kontribusinya bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Kepala SMKN 1 Ponorogo, Joko Wilis Putro, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai religius, nasionalisme, dan cinta tanah air kepada seluruh warga sekolah.
“Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi momentum bagi para siswa untuk meneladani semangat perjuangan, kedisiplinan, kemandirian, serta akhlak mulia yang menjadi bagian penting dari nilai-nilai kesantrian. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, SMKN 1 Ponorogo berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kompetensi dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter yang baik, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tersebut tidak berhenti pada pembinaan Imtaq. Kegiatan dilanjutkan dengan salat Duha berjamaah dan doa bersama melalui istigasah sebagai bentuk penguatan karakter religius serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMKN 1 Ponorogo berupaya menjadikan Hari Santri Nasional sebagai momentum pendidikan karakter yang memadukan semangat kebangsaan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan penguatan akhlak peserta didik.
“Peringatan ini diharapkan dapat menginspirasi para siswa untuk meneladani perjuangan ulama dan santri melalui prestasi, kedisiplinan, toleransi, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” pungkas Joko Wilis Putro.
Dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, seluruh warga SMKN 1 Ponorogo diharapkan terus menjaga persatuan, meningkatkan kualitas diri, serta memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.
Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semoga semangat perjuangan dan keteladanan para santri senantiasa menginspirasi generasi muda Indonesia.(aw)
Editor : Redaksi