Berangkat dari Pondok Pesantren, IPF Ponorogo Siap Kawal Prestasi Pickleball

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Cabang olahraga (cabor) Pickleball di Ponorogo berkembang dari pondok pesantren. 

Indonesia Pickleball Federation (IPF) Ponorogo untuk kali pertama menggelar turnamen di Pondok Pesantren (PP) Darul Falah. 

Puluhan santri dari sejumlah pondok pesantren ambil bagian dalam turnamen yang berakhir Minggu (18/1/2026) itu.

Ketua IPF Ponorogo Ramsa Rolanda mengaku satu-satunya lapangan Pickleball yang representatif adalah milik PP Darul Falah. 

“Alhamdulillah para santri secara mandiri berlatih olahraga raket yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja itu. Pimpinan PP Darul Falah yang pertama mempopulerkan pickleball di Ponorogo," kata Ramsa pada  Senin (19/1/2026).

Karena itu, IPF sengaja menggelar turnamen pickleball perdana di PP Darul Falah sebagai bentuk apresiasi juga bertujuan untuk seleksi atlet bidang olaharaga pickleball. 

"Kepengurusan IPF Ponorogo yang baru terbentuk 25 November 2025 akan terus memopulerkan pickleball," jelas Ramsa yang juga ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Ponorogo. 

Hebatnya lagi, Ramsa pasang target membangun lapangan pickleball tahun ini karena ingin ambil bagian dalam Porprov X Jatim pada 2027 mendatang. 

Bersamaan itu, menjalankan program sertifikasi pelatih untuk mempercepat pembinaan atlet dan sertifikasi wasit lantaran hendak menggelar kompetisi skala provinsi pada medio 2026. 

"Pickleball relatif mudah dipelajari dan cocok untuk semua usia karena sifatnya yang santai tapi kompetitif,"tuturnya.

Senada disampaikan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo Dr. H. Sumani, M.M. tak kalah optimistis pickleball cepat populer. 

“Tersedianya prasarana berupa lapangan yang representatif serta berjalannya program pembinaan bakal melahirkan atlet-atlet berprestasi. Bukan tidak mungkin cabor pickleball mampu menyumbangkan medali porprov,"terangnya.

Dirinya menegaskan, lahirnya induk organisasi pickleball di Ponorogo tidak hanya memperkaya ragam cabang olahraga. Namun,  ikut membuka peluang lahirnya bibit-bibit atlet baru yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional hingga nasional. 

''Kami yakin cabor baru ini mampu mencetak generasi atlet yang bisa membawa harum Ponorogo,''pungkasnya. (aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru