Sertijab BEM UWP 2026, Regenerasi Kepemimpinan di Tengah Semangat Sumpah Pemuda

Reporter : Junaidi
Prosesi Sertijab BEM Universitas Wijaya Putra 2026

SURABAYA, BeritaPlus.id - Semangat Hari Sumpah Pemuda mewarnai suasana Universitas Wijaya Putra (UWP) pada Rabu 28 Oktober 2026. Di tengah gegap gempita peringatan hari bersejarah bagi pemuda Indonesia itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UWP menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus pemberian reward organisasi mahasiswa.

Bukan sekadar seremonial tahunan, momen ini menjadi penanda estafet kepemimpinan dan kaderisasi yang berkelanjutan di tubuh organisasi mahasiswa.

Baca juga: Universitas Wijaya Putra Kukuhkan 397 Sarjana, Siap Hadapi Tantangan yang Kian Kompetitif

Rangkaian acara dibuka dengan laporan dari Kepala Biro Kemahasiswaan dan Career Development Center (CDC) UWP, Suprayoga, SE., M.Si. Dalam paparannya, ia membeberkan capaian program kerja sekaligus evaluasi kinerja seluruh organisasi mahasiswa selama satu periode kepengurusan.

Laporan inilah yang menjadi dasar objektif penilaian pemberian reward Ormawa of the Year merupakan sebuah penghargaan bergengsi yang menuntut bukti nyata, bukan sekadar popularitas.

Suasana ruangan mendadak hening ketika prosesi pelantikan pengurus BEM UWP masa bakti 2026–2027 dimulai. Satu per satu pengurus baru mengucapkan janji jabatan di hadapan sivitas akademika.Khidmat, penuh makna, dan sarat tanggung jawab yang menandai lahirnya generasi pemimpin mahasiswa berikutnya.

Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa periode 2025–2026, Bayu Tri menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh pengurus selama setahun terakhir. Ia berpesan agar estafet kepemimpinan tetap dijaga dengan semangat kolaborasi dan integritas antara dua nilai yang ia yakini menjadi kunci keberhasilan organisasi.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa periode 2026–2027, Wildan Miftakhul menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru yang berpihak pada mahasiswa.

Baca juga: Universitas Wijaya Putra dan BeritaPlus Jalin Kerjasama tentang Penelitian hingga PKM

"Soliditas dan semangat Sumpah Pemuda harus menjadi napas setiap langkah organisasi," tegasnya, disambut riuh tepuk tangan peserta.

Suasana semakin semarak ketika penghargaan kepada para pemenang lomba Pekan Seni dan Olahraga diumumkan. Berbagai cabang seni dan pertandingan olahraga memperebutkan gelar juara untuk menunjukkan bahwa mahasiswa UWP tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga di panggung kreativitas dan arena kompetisi.

Puncaknya, penghargaan Ormawa of the Year 2026 diberikan kepada organisasi mahasiswa dengan kinerja terbaik. Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kampus. Sebuah pencapaian yang tak datang instan, melainkan hasil kerja keras sepanjang periode.

Baca juga: Guru SD Al Kautsar Surabaya Diperkuat Literasi Coding Lewat Pelatihan Scratch

Acara ditutup dengan sambutan Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, SH., M.Hum., dalam arahannya menekankan pentingnya peran organisasi mahasiswa sebagai wadah pengembangan soft skill dan karakter kepemimpinan yang unggul melalui inovasi, prestasi, dan dampak nyata. Namun suasana menjadi cair ketika Rektor melontarkan pantun khas di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda "Manuk glatik cucuké biru, mari dilantik ojok turu."

Pantun itu disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. Di balik kelucuannya, tersimpan pesan tegas para pengurus baru diminta tidak lengah dan terus bergerak aktif menjalankan amanah organisasi.

Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus, dosen pembina ormawa, serta pimpinan UWP. Semangat Sumpah Pemuda terpancar jelas, bukan hanya dalam kata tetapi dalam langkah nyata regenerasi kepemimpinan mahasiswa UWP. (*)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru