x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Tambang di Desa Kutogirang Menyebabkan Lubang Sedalam Puluhan Meter, Kinerja Polres Mojokerto Dipertanyakan

Avatar DH Fajar

Peristiwa

Mojokerto, beritaplus.id - Keberadaan aktivitas Galian C di Dusun Krapyak, Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, telah merusak lingkungan dalam skala besar. Lubang yang ditimbulkan mencapai kedalaman puluhan meter.

Ancaman longsor pun di depan mata. Belum lagi kerusakan ekologi, lahan pertanian, dan hilangnya sumber mata air. Namun, kerusakan lingkungan akibat usaha galian c tersebut dibiarkan saja oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan melakukan penertiban dan tindakan hukum, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Inspektorat Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup, dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).

Sumber informasi yang diperoleh beritaplus.id, salah satu pengelola usaha galian c di Desa Kutogirang ialah Joko Sembung Group yang dipimpin Muhammad Rizaldi Saputra selaku Direktur dan Matasan selaku Komisaris, yang berkantor di Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

Muhammad Rizaldi merupakan Wakil Bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik sekaligus calon legislatif (caleg) DPRD Gresik terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Driyorejo dan Wringinananom. Diduga, tambang galian c tersebut tidak mengantongi izin lengkap dari Kementerian ESDM.

Material yang ditambang berupa paras dan pasir batu (sirtu). Saat ditinjau ke lokasi pada Sabtu pagi, 27 April 2024, tampak ekscavator sedang menggali dan mengisi material tambang ke atas bak dump truk. Terdapat puluhan dump truk yang difungsikan untuk mengangkut material tambang.

"Di musim hujan jadi ancaman bencana alam berupa tanah longsor. Jika longsor, saya khawatir berimbas ke permukiman warga yang lokasinya berdekatan dengan lokasi tambang. Tidak itu saja, jalan yang dilintasi truk pengangkut tambang rusak parah," ucap SG, salah satu warga Dusun Kerapyak.

Dia menyebutkan, pengelola tambang di Dusun Krapyak ialah bos tambang asal Kabupaten Gresik bernama Matasan. Matasan dikenal dengan perusahaannya Joko Sembung Group.

"Lokasi tambang sangat dekat dengan makam warga. Kami menuntut Polda Jawa Timur atau Polres Mojokerto segera tindak tambang-tambang yang ilegal termasuk di Dusun Krapyak. Karena kerusakan lingkungan yang ditimbulkan sangat parah," katanya. (*)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 23:24 WIB | Hukum dan Kriminal

Setahun Lebih Perkara Berjalan, Sujadi Pertanyakan Status Khusnan Ulmy dalam DPS Polda Jateng

Semarang, beritaplus.id — Kuasa Hukum Pelapor, Sujadi, S.H., mempertanyakan kedudukan hukum Khusnan Ulmy dalam penanganan perkara di Direktorat Reserse PPA dan ...
Senin, 26 Okt 2026 22:27 WIB | Peristiwa

PD IPM Ponorogo Periode 2026–2028 Resmi Dilantik, Usung Semangat Pelajar Progresif

PONOROGO, Beritaplus.id – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Ponorogo periode 2026–2028 resmi dilantik di Pendopo Agung Kabupaten Po ...
Senin, 26 Okt 2026 18:51 WIB | Peristiwa

Lawan Hoaks, SMSI-RRI Bersatu, Perkuat Kompetensi

Jakarta, beritaplus.id | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) MoU dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) melawan hoaks yang kian ...
Senin, 26 Okt 2026 15:43 WIB | TNI dan Polri

Kapolres Ponorogo Jadi Pembina Upacara di SMPN 4, Luncurkan Buku dan Aplikasi E-Moncer

PONOROGO, Beritaplus.id – Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menjadi Pembina Upacara di SMP Negeri 4 Ponorogo, Senin (26/10/2026) pukul 0 ...
Senin, 26 Okt 2026 14:25 WIB | TNI dan Polri

Kasat ReskrimPolres Pasuruan Kota Decky Menunggu Kurator Melaporkan

Pasuruan, beritaplus.id | Kasus pembobolan gudang PT Segoro Kidul yang dalam sitaan Bank masih berlanjut. Kasat Reskrim Decky menunggu kurator untuk melaporkan ...
Senin, 26 Okt 2026 13:53 WIB | Politik dan Pemerintahan

Duh ! Lurah Petungasri Keluarkan IMB, Lalu Dicabut Lagi 

Pasuruan, beritaplus.id | Lurah Petungasri, kecamatan Pandaan diduga menerima titipan dari seorang pengusaha untuk mengeluarkan Surat Keterangan Izin ...