x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Usut Kasus Limbah Milik Nurhadi. Polisi Periksa Dua Orang warga Wagir

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan, beritaplus.id | Mengusut kasus limbah ditempat usaha pengepul rongsokan milik Nurhadi, polisi periksa dua orang saksi. Yaitu, Surhokim Kasun Wagir, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji dan Dayat warga setempat, Senin (6/1/2025). Dari keterangan mereka menyebut, pemeriksaan itu terkait laporan yang diadukan ke polisi (Polres Pasuruan) beberapa hari lalu.

"Ada 15 pertanyaan yang ditanyakan penyidik. Semuanya seputar laporan yang diadukan warga Wagir ke Polres Pasuruan," ungkap Dayat usia diperiksa penyidik Unit Tipiter Polres Pasuruan.

Ia menyebut semua materi pertanyaan yang ditanyakan penyidik sudah saya jawab. "Semuanya soal tempat usaha milik Nurhadi. Mulai berdirinya tempat usaha sampai dampak lingkungan ke warga sekitar seperti apa," ucap dia.

Selain itu, bukti lainnya seperti video dan foto tempat usaha pengepul rongsokan sak bekas limbah pabrik sudah saya serahkan ke penyidik semua. "Selain bau menyengat sak-sak bekas limbah tempat usaha milik Nurhadi banyak ditemukan belatung disekitar tumpukan sak," imbuhnya.

Tempat usaha pengepul rongsokan Nurhadi ini sangat meresahkan warga setempat. Bahkan, warga melakukan aksi protes. Tapi tidak pernah digubris oleh pemilik usaha. "Warga pun jengkel dan mendatangi tempat usaha itu bersama perangkat desa serta Babinsa. Menuntut pemilik usaha pengepul rongsokan tidak melakukan aktifitas sebelum semua persoalan cear," tegasnya.

Surhokim Kasun Wagir, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia menyatakan, tempat usaha pengepul rongsokan milik Nurhadi dinilai meresahkan warga. Untuk dirinya meminta aparat terkait segera menghentikan semua aktifitas usaha tersebut. "Karena dampak tempat usaha mencemari lingkungan. Beberapa sumur air warga tercemar," sebutnya.

Warga Wagir berharap, polisi serius mengusut kasus yang dilaporkan itu. Tidak hanya itu, Satpol PP Kabupaten Pasuruan selaku penegak perda harus tegas dengan melakukan penutupan tempat usaha tersebut. "Rencana warga akan menyurati ke Pj Bupati Pasuruan Nurkholis terkait kasus ini," tutupnya.

Tempat lain, Yudha Triwidya Sasongko berjanji akan menindak lanjuti aduan warga Dusun Wagir. Ia menyatakan, bawah pemilik tempat usaha telah dipanggil dua kali oleh Satpol PP tapi tidak hadir. Sekda Kabupaten Pasuruan siap turun cros- cek ke lokasi.

Dikasus ini, DLH Kabupaten Pasuruan telah melayangkan rekomendasi ke Satpol PP untuk melakukan penegakan perda. Namun sayang, sampai saat ini petugas penegak perda (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan belum melakukan tindakan apa-apa. (dik)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...