Kemenag Ponorogo Gelar Wayang Combo Tandai Penutupan HAB ke-80 Kemenag RI
Ponorogo, beritaplus.id | Rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Ponorogo resmi ditutup dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan MTs.N 2 Ponorogo Sabtu (3/1/2026).
Tak hanya itu pada malam Minggu nya dilanjutkan dengan pementasan wayang combo sekaligus penutupan panitia kegiatan HAB ke-80 Kemenag Ponorogo.
Dalam sambutannya ketua panitia peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Ponorogo Mahmud,S.Ag, M.Pd mengatakan rangkaian kegiatan peringatan HAB ke-80 sudah selesai dilaksanakan sebagai kegiatan akhir adalah upacara bendera pagi tadi (Sabtu 3/1/2026) dan ditutup dengan pagelaran wayang combo sekaligus penutupan panitia.
“Alhamdulillah sedianya pada malam hari adalah pembubaran panitia yang terlama sepanjang sejarah karena dibentuk tahun 2025 dan diakhiri tahun 2026,”ucapnya.
Rasa bangga dan senang dengan memberikan apresiasi luar biasa kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras mensukseskan HAB ke-80 tahun ini.
“Selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak maupun sponsor yang telah mendukung dan membantu terlaksananya rangkaian kegiatan HAB dimulai olahraga, baksos, lomba memasak, paduan suara, laksos, video vlog, bazaar, jalan santai, sujud syukur, khotmil qur’an, upacara dan wayang combo,”ujarnya.
Mahmud menegaskan alasan dipilihnya pagelaran wayang combo lantaran wayang adalah warisan leluhur yang sarat akan nilai filosifis, pendidikan dan moral.
Kehadiran dalang dari pacitan dengan konsep combo diharapkan mampu memberikan nuansa baru memadukan tradisi yang luhur dengan kearifan modern sebagaimana semangat kemenag yang terus berinovasi namun tetap berpijak nilai-nilai agama dan budaya.
“Tentunya kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag Ponorogo yang sudah selalu membimbing kami dalam melaksanakan kegiatan HAB ke-80,”ungkapnya..
Apresiasi yang luar biasa kepada panitia yang sudah bekerja keras, kompak secara bersama malaksanakan kegiatan sebaik baiknya.
“Disampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya apabila selama membersamai dalam kegiatan ini ada yang kurang berkenan,”akunya.
Di tempat yang sama Kepala Kemenag Ponorogo Dr.H.Moh.Nurul Huda,MPd menyampaikan bahwa Kabupaten Ponorogo berhasil menyelenggarakan seluruh rangkaian HAB ke-80 Kementerian Agama dengan baik dan lancar.
“Sebagai bentuk rasa syukur kesuksesan ini kita hadirkan Ki Fajar Arianto dalang kondang wayang combo dari Kabupaten Pacitan mengambil lakon ‘negoro bangun tresno ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta’ mari kita nikmati bersama kita malam ini,”ajaknya kepada para penonton di halking.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua panitia HAB ke-80 yang telah sukses menggelar rangkaian kegiatan HAB sehingga hingga malam ini acara wayang combo juga sebagai penutupan.
“Jadi, wayang combo itu adalah wayang yang tidak menggunakan pakem, maksudnya tidak menggunakan aturan pewayangan. Seperti sejenis drama. Lakon dalam wayang combo, kekonyolannya seru dan menghibur serta tentu saja ada pesan moralnya,”paparnya.
Ia menjelaskan wayang Combo merujuk pada pertunjukan wayang (biasanya wayang kulit) yang mengombinasikan elemen-elemen tradisional dengan sentuhan modern atau format yang lebih ringkas, sering kali disajikan dengan musik gamelan yang khas dan dalang yang membawakan cerita, contohnya lakon "negoro bangun tresno ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta" yang dipentaskan oleh Dalang Ki Fajar Arianto.
“Pertunjukan ini menggabungkan unsur seni klasik seperti dalang, wayang, gamelan, dan cerita dengan teknologi streaming, serta bisa mencakup inovasi dalam musik pengiringnya cara modern untuk menikmati kesenian wayang yang kaya akan filosofi, pendidikan, hiburan, dan dakwah, dengan tambahan unsur kekinian seperti penyebaran melalui media digital,”pungkasnya.
Kesuksesan pelaksanaan HAB tahun ini tidak hanya meninggalkan kesan positif bagi para peserta, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian lokal di Kabupaten Ponorogo.(aw).
Editor : Redaksi