x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Semrawutnya Pengelolaan BUMDes di Wonosari. Faktor Lemahnya Pengawasan BPD 

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan, beritaplus.id | Faktor lemahnya pengawasan Badan Perwakilan Desa (BPD), jadi salah satu penyebab semrawutnya tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukses Makmur di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Mirisnya, Elli Ais yang benar Elly Yuniarsih yang ditunjuk sebagai  PJ Direktur BUMDes tanpa ada Surat Keputusan (SK) dari Kepala Desa (Kades) setempat.

Carut-marut pengelolaan ditubuh BUMDes Sukses Makmur disinyalir adanya keterlibatan oknum BPD dan perangkat desa, serta dugaan menerima honorarium hasil sewa toko atau stan yang dikelola BUMDes. 

"Lalu berapa pendapat BUMDes Sukses Makmur pertahunnya,?. Kemana saja larinya hasil sewa toko dan stan Pasar," tanya warga setempat pada awak media, Senin (27/7/2026). 

Warga menduga, hasil pendapatan BUMDes dibuat bancakan oleh oknum. Mereka pun mendesak pihak Inspektorat Kabupaten Pasuruan untuk melakukan audit di tubuh BUMDes Sukses Makmur.

"Kami minta Inspektorat segera melakukan audit BUMDes Sukses Makmur," tegasnya.

Sementara itu, Hendi Candra Wijaya Camat Tutur membenarkan pihaknya telah memanggil Elly Yuniarsih selaku PJ Direktur BUMDes Wonosari. Dari keterangannya, SK diterima pada bulan Juli 2025 ditanda tangan Kades Wonosari Herlambang yang saat ini dijebloskan ke sel tahanan atas kasus dugaan pungutan liar (pungli) PTSL senilai Rp 1,2 miliar.

"Dari hasil klarifikasi itu Elly menunjukan SK-nya. Untuk sementara kami melakukan pembinaan administrasinya saja," jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada perangkat Desa Wonosari dengan menghadirkan DPMD serta inspektorat Kabupaten Pasuruan. Ia menduga, pengelolaan BUMDes Sukses Makmur terjadi maladministrasi. Ia mengaku heran pendapatan asli Desa (PADes) Wonosari yang lebig rendah dengan desa lain. Padahal, Desa Wonosari mempunyai bandan usaha seperti pasar sayur, pasar hewan dan pasar desa serta parkiran.

"Jika dikelola dengan baik dan benar desa wonosari akan lebih maju dan sejahtera," tutupnya.

Seperti diketahui BPD memiliki peran yang krusial dalam pengawasan dan pengelolaan pemerintahan desa. Sebagai badan yang mewakili masyarakat desa, BPD memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pemerintahan desa berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel. BPD dipilih secara demokratis oleh masyarakat desa sehingga juga memiliki legitimasi representatif untuk mengawasi pemerintahan desa. Dengan demikian, BPD dapat menjadi suara masyarakat dalam memastikan bahwa kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintahan desa sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat. (dik)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Onthel di Kenjeran Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Onthel di Kenjeran Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...