Dispora Ponorogo Petakan Atlet Potensial Lewat Pekan Olahraga Pelajar
Ponorogo, beritaplus.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ponorogo terus berupaya memajukan dunia olahraga dengan menyiapkan atlet-atlet muda potensial sejak usia dini. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah menggelar Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) sebagai ajang pembibitan dan pemetaan atlet berbakat.
Kepala Bidang Dispora
Disbudparpora Ponorogo, Wakhid Purwanto, mengatakan penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar diharapkan menjadi wadah untuk menjaring sekaligus memetakan atlet-atlet muda yang memiliki potensi berprestasi.
"Harapan utama penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar, baik POPNAS, POPDA maupun PORJAR, adalah menjadi wadah pembibitan dan pemetaan atlet muda potensial," ujar Wakhid, Kamis. (30/6/2026)
Menurutnya, tujuan kegiatan tersebut tidak hanya mencari bibit atlet unggul, tetapi juga membangun sistem pengkaderan yang berkelanjutan.
"Termasuk melahirkan prestasi olahraga yang membanggakan di tingkat regional hingga nasional, sekaligus membentuk karakter disiplin dan sportivitas para pelajar," imbuhnya.
Wakhid menjelaskan, Popkab atau Popda tingkat kabupaten merupakan ajang kompetisi olahraga berjenjang bagi pelajar SD, SMP hingga SMA. Dari ajang inilah nantinya akan dilakukan seleksi atlet untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.
"Ada seleksi di tingkat kabupaten melalui Popkab sebelum atlet melangkah ke ajang Porprov maupun kejuaraan yang lebih tinggi," jelasnya.
Ia mengungkapkan, program tersebut mendapat dukungan penuh dari Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo.
"Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari Komisi D DPRD Ponorogo untuk mendukung pelaksanaan program ini," katanya.
Lebih lanjut, Wakhid menyebut tahun ini akan digelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang berlangsung di Blitar dan Ngawi. Oleh karena itu, keberadaan seleksi di tingkat kabupaten dinilai sangat penting agar proses pembinaan atlet berjalan secara berkesinambungan.
"Porkab hingga Porprov harus mendapatkan dukungan dari DPRD agar jenjang pembinaan atlet semakin jelas. Dengan begitu perhatian pemerintah terhadap olahraga pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA, semakin nyata," ujarnya.
Ia berharap, penyelenggaraan berbagai ajang olahraga tersebut tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
"Harapan kami, dengan adanya Porprov maupun kegiatan olahraga lainnya, masyarakat dari berbagai daerah akan datang ke Ponorogo. Selain menggerakkan ekonomi, mereka juga dapat mengenal ikon budaya Reyog sebagai daya tarik daerah," tutup Wakhid.(aw)
Editor : Redaksi