x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Pemkab Ponorogo Resmikan TPST Mrican Atasi Gunungan Sampah

Avatar Bayu

Politik dan Pemerintahan

Ponorogo - beritaplus.id | Problema sampah memang sudah ada sejak dulu dan selalu dipermasalahkan saat pergantian bupati. Apalagi TPA Mrican sudah ada sejak tahun 1995.

Demikian dikatakan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di TPA Mrican Sabtu (10/8/2024).

TPST sebagai respon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam menyikapi persoalan gunungan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Mrican.

“Sampah ini adalah aib kita bersama sama. Siapa yang menghujat sampah ini dia akan memercikan air ke mukanya sendiri. Solusinya kita cari bersama sama dan kita rangkul semua pihak,”kata kang Giri.

Oleh karena itu kata Bupati,tumpukan sampah yang semakin hari makin menggunung membuat pemerintah kabupaten Ponorogo bergerak cepat dengan menggandeng sejumlah perusahaan untuk ikut terlibat dalam pengolahan sampah seperti pengadaan mesin.

Sejumlah perusahaan diantaranya PT BES yang menaungi PT Resinergi dengan kontrak kerjasama berlaku selama 5 tahun.

Menurut Bupati, tumpukan sampah puluhan tahun ini harus selesai dalam 5 tahun entah gimana caranya.

“Akan tiba suatu jaman sampah menjadi berkah. Lalu bekas tumpukan menjadi bersih hijau. TPA tidak akan bau lagi ada taman yang indah,”ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Gulang Winarno Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo menegaskan, dalam sehari sampah baru yang masuk di TPA Mrican sebanyak 70 ton. Dengan kapasitas mesin mampu mengolah sampah mencapai 120 ton.

“Sampah yang diolah target 70 ton meskipun mesin capai 120 ton. Tapi dimaksimalkan 100 ton per hari,”sebutnya.

Gulang menyebut setidaknya sampah sampah tersebut bisa berkurang hingga 30 ton. Prosesnya pun sampah lama maupun sampah baru datang di TPA Mrican langsung diolah.

“Hasil dari pengolahan sampah organik berupa pupuk organik, sementara sampah an organik akan diproses menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang bisa digunakan sebagai bahan semen,”sebutnya.

Masih kata Gulang, sampah masuk diproses, dipilah akan menghasilkan RDF dan pupuk organik. Yang pupuk organik untuk Pemkab, sementara RDF itu semacam partikel kecil nanti dipres untuk bahan pemanas listrik termasuk untuk bahan semen dikirim ke pabrik Indocement Cirebon.

“Kita berharap kerjasama ini mampu mengurai problem sampah di TPA Mrican setidaknya bisa selesai dalam waktu lima tahun. Setelah ini kalau sudah rata kita kasih tanah untuk ditanami,”pungkasnya.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Kamis, 08 Jan 2026 18:33 WIB | Politik dan Pemerintahan

Ratusan Pejabat Pemkab Pasuruan Dimutasi, Mas Rusdi Tekankan Kepentingan Umum 

Ratusan Pejabat Pemkab Pasuruan Dimutasi, Mas Rusdi Tekankan Kepentingan Umum  ...
Kamis, 08 Jan 2026 17:29 WIB | Peristiwa

Menembus Rimba demi Harapan: Perjalanan Menuntaskan Jalan Dusun Kedungdendeng

Jombang - beritaplus.id | Deru mesin motor trail memecah kesunyian hutan di Kecamatan Plandaan, Kamis (8/1/2026). Di atas kendaraan taktis tersebut, Bupati ...
Rabu, 07 Jan 2026 20:45 WIB | Peristiwa

Satpol PP dan DLH Dikritik Terkait Sidak Tempat Pengepul Bahan Kimia di Nogosari 

Satpol PP dan DLH Dikritik Terkait Sidak Tempat Pengepul Bahan Kimia di Nogosari  ...
Rabu, 07 Jan 2026 16:10 WIB | Peristiwa

Lonjakan Pasien Tak Terbendung, RSUD Sampang Kian Mendesak Direlokasi Jadi RS Rujukan se-Madura

Sampang - beritaplus.id | Lonjakan jumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang terus meningkat dan melampaui kapasitas ...
Rabu, 07 Jan 2026 16:10 WIB | Politik dan Pemerintahan

Tingkatkan Kesiapsiagaan Perawat, RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Code Blue Competition

SAMPANG, Beritaplus.id – RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang menggelar Code Blue Competition for Nurse sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ( ...
Rabu, 07 Jan 2026 13:08 WIB | Peristiwa

Era Antrean Digital Dimulai, Pasien BPJS di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Wajib Daftar via Mobile JKN

Sampang - beritaplus.id | Sistem antrean manual di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang resmi ditinggalkan. Mulai Januari 2026, seluruh pasien BPJS Kesehatan ...