x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Gempar Jatim Laporkan Dugaan Rekayasa Tender di Dinas Koperasi dan UKM ke Inspektorat

Avatar Ida Djumila

Politik dan Pemerintahan

Surabaya – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat Jawa Timur (Gempar Jatim) melaporkan dugaan rekayasa dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur ke Inspektorat Jatim. Laporan tersebut dilayangkan pada Selasa, 19 Agustus 2025, melalui surat resmi bernomor 068/SA/GEMPAR-JATIM/VIII/2025.

Ketua Umum Gempar Jatim, Zahdi, S.H, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam tiga paket pekerjaan penyelenggaraan acara yang dilelang pada Juli 2025 melalui sistem INAPROC (Indonesia National Procurement).

“Penawaran harga yang identik dengan pagu anggaran, pemenang yang sama pada dua paket berbeda, hingga pengguguran puluhan peserta tanpa alasan jelas menunjukkan adanya indikasi pengaturan pemenang,” ujar Zahdi dalam keterangannya.

Dalam laporannya, Gempar Jatim menyebut tiga paket tender yang diduga bermasalah, antara lain:

1. Belanja Jasa Penyelenggaraan Acara I dengan nilai HPS Rp 201.802.000. Pemenang hanya menurunkan harga Rp 902.000 dari HPS dan 20 peserta digugurkan.

2. Belanja Jasa Penyelenggaraan Acara II dengan nilai HPS Rp 201.802.000. Pemenang sama dengan paket I, menurunkan harga Rp 1.092.000, sementara 23 peserta digugurkan.

3. Belanja Jasa Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas dengan nilai HPS Rp 278.021.700. Pemenang sama, bahkan tanpa menurunkan harga, dan 18 peserta digugurkan.

Gempar Jatim menilai praktik tersebut mengabaikan prinsip pengadaan pemerintah yang efisien, transparan, bersaing, adil, dan akuntabel sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 jo Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Selain itu, sistem mini kompetisi INAPROC yang seharusnya mempertimbangkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) juga diduga tidak diterapkan. 

Dalam laporan yang ditembuskan ke Gubernur Jatim, Ditreskrimsus Polda Jatim, Aspidsus Kejati Jatim, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, serta Komisi A DPRD Jatim, Gempar Jatim menuntut agar Inspektorat segera:

1. Mencopot Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim selaku Kuasa Pengguna Anggaran.

2. Memberhentikan pejabat pengadaan yang terlibat.

3. Mencopot Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) pada kegiatan tersebut.

“Kami siap menyerahkan data dan bukti tambahan bila diperlukan. Kami ingin memastikan proses pengadaan berikutnya benar-benar transparan dan adil,” tegas Zahdi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur belum memberikan tanggapan resmi atas laporan Gempar Jatim tersebut.(Syd) 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...