x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Heboh! Platform Jastipin.lagi Diduga Gelapkan Uang Pembeli, Kerugian Capai Miliaran

Avatar Redaksi

Hukum dan Kriminal

Jakarta, beritaplus.id | Dugaan kasus penipuan dan penggelapan berkedok jual beli emas Antam dan barang elektronik kembali mencuat. Tiga orang korban melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan pemilik platform @jastipin.lagi berinisial L dan N ke Polda Metro Jaya pada hari Jumat, 6/12/2025.

Kuasa hukum para korban, Efianto, SH, MH, menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari unggahan akun @jastipin.lagi di platform Threads yang menawarkan berbagai barang elektronik dan emas Antam dengan harga menarik. Ketertarikan para korban bermula ketika mereka menghubungi admin akun tersebut, yang diketahui bernama saudari N.

“Klien kami awalnya melihat postingan di platform Threads yang menawarkan barang dan emas. Karena tertarik, klien kemudian menghubungi admin @jastipin.lagi bernama saudari N. Setelah itu, klien dimasukkan ke dalam grup WhatsApp untuk transaksi,” ujar Efianto usai membuat laporan.

Namun setelah para korban melakukan pembayaran, barang yang dijanjikan tidak pernah diterima. Komunikasi dengan terlapor juga mulai terputus hingga akhirnya para korban menyadari adanya dugaan penipuan.

Menurut Efianto, laporan yang diajukan hari ini merupakan langkah awal untuk menindaklanjuti kerugian para korban. Ia menegaskan bahwa jumlah korban jauh lebih besar dari tiga orang yang baru melapor.

“Bukan hanya tiga orang klien kami yang menjadi korban, tetapi sekitar puluhan orang diduga telah dirugikan dalam kasus ini,” tegasnya.

Selain itu, berdasarkan informasi sementara, total kerugian yang ditaksir mencapai sekitar 11 miliaran. Sebagian dana disebut telah dikembalikan oleh pihak L, namun sekitar Rp5 miliar diduga masih berada pada terlapor N dan belum dipertanggungjawabkan.

Kuasa hukum berharap Polda Metro Jaya segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap aliran dana, modus operandi, serta peran masing-masing pihak. Ia juga meminta agar seluruh korban lain turut melapor agar proses hukum dapat berjalan secara maksimal dan komprehensif.(*)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Jan 2026 18:42 WIB | TNI dan Polri

Polres Pasuruan Kota Tegaskan Kasus Gratifikasi Seret Oknum Kabid Jadi Atensi 

Pasuruan, beritaplus.id | Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Decky Tjahyono Try Yoga pastikan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret AK Oknum Kabid ...
Selasa, 20 Jan 2026 14:45 WIB | Peristiwa

KKN Unand Kapalo Koto 7 Ikut Verifikasi Ulang 555 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Kecamatan Koto Tangah

Oleh: Serli Qairani Putri (Mahasiswa KKN-Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas) Padang – Keakuratan data merupakan hal yang sangat penting dalam suatu ...
Selasa, 20 Jan 2026 13:48 WIB | TNI dan Polri

GARANSI Resmi Laporkan Oknum Kabid RSUD Bangil ke Polisi atas Dugaan Gratifikasi

Pasuruan, beritaplus.id | Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GARANSI) resmi melaporkan AK oknum Kepala ...
Selasa, 20 Jan 2026 13:30 WIB | Peristiwa

Turun Langsung ke Lapangan, Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand Data Korban Banjir di Koto Panjang

Oleh : Febria Widyarta, mahasiswa KKN-K Kapalo Koto 7 Universitas Andalas Padang, beritaplus.id — Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera B ...
Selasa, 20 Jan 2026 11:34 WIB | Peristiwa

KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Unand Gelar Pemulihan Psikososial Anak Terdampak Banjir Bandang di Lambung Bukik

Oleh: Faiza Aslamah, Mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas) Bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu di sejumlah ...
Selasa, 20 Jan 2026 09:55 WIB | Peristiwa

Kolaborasi Mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 dan Puskesmas Pauh Gelar Cek Kesehatan Terpadu di Batu Busuak

Oleh: Gledisa Aura Saputri Mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan Kapalo Koto 7 ...